Pages

Kamis, 09 Juni 2011

keragu-raguan

Setiap orang pasti pernah merasakan ragu-ragu dalam berbagai hal, kondisi, dan waktu. Kalau sudah sampai dikuasai keragu-raguan itu terkadang membuat orang menjadi sulit memutuskan apa yang benar. Misalnya saja hari ini, ketika sudah menjadwalkan untuk memenuhi hari ini dengan kegiatan KKN, ada kegiatan lain yang juga membuat saya menjadi ragu-ragu. Kegiatan itu merupakan kegiatan yang diajak oleh teman saya, suatu kegiatan "Nonton Bareng & Diskusi Film". Dijadwalkan kegiatan film tersebut diadakan pukul 12 siang, padahal sampai jam 11 siang saya masih berkutat dengan KKN.

Semakin mendekati jam 12, perasaan hati semakin campur aduk, ragu-ragu antara "Ya" dan "Tidak" untuk ikut kegiatan film tersebut. Lalu, setelah merenung sejenak, tenang, ikuti kata hati, saya putuskan untuk ikut kegiatan film tersebut. Masalah KKN langsung diselesaikan dengan cepat, lanjut melakukan pembagian tugas untuk teman-teman yang lain. Ketika masalah KKN sudah selesai, dengan cepat menuju tempat kegiatan nonton bareng berlangsung. Sesampainya di sana ternyata masih sedikit orang yang sangat datang, sangat sedikit, dan pembicaranya pun juga belum ada. Alhasil menunggu di tempat itu, sambil berharap pilihan saya tidak salah.

Menunggu selama 1 jam tidak terasa, peserta yang datang pun masih tetap sedikit. Ada sedikit perasaan malu karena acara yang rencananya "besar" ( karena mengundang pemain, produser, dan tim dari film tersebut ) ini hanya dihadiri segelintir orang. Tapi karena memang acaranya sendiri tidak direncanakan awalnya, jadi harap maklum saja. Awalnya acara roadshow film ini mengadakan kunjungan di Solo, setelah selesai tiba-tiba mereka berencana untuk mengunjungi Yogyakarta, dan hal tersebut baru disampaikan pada Senin kemarin ( 6 Juni 2011 ). Alhasil persiapan yang dibumbui kebingunan, terburu-buru, dan seadanya pun dilakukan. Mulai dari pencarian tempat untuk nonton bareng dan diskusi, sampai ke publikasi untuk mengundang penonton.

2 jam berlalu, penonton mulai berdatangan, hal ini cukup melegakan. Sedikit mengecewakan memang ketika acara yang dijadwalkan dimulai pukul 12 ternyata molor sampai sekitar jam 2 siang ( mulai merasakan penyesalan, kenapa harus memilih ikut acara ini ), tapi kalau dipikir kembali, jika tidak molor maka acara terancam "bubar", kenapa ? Karena penonton yang bisa dihitung dengan 2 tangan. Jam 2 tepat, penonton sudah lumayan terkumpul, para pembicara pun sudah siap, acara dimulai.

Dimulai dengan pemutaran dokumenter film yang bercerita tentang kehidupan di daerah perbatasan antara Indonesia - Malaysia, tepatnya di Entikong:

sesi demi sesi berlanjut, dan ketika acara ini selesai saya merasa tidak kecewa sama sekali. Semua rasa kecewa serasa hilang, dan yang ada adalah suatu semangat dan informasi baru yang saya dapat dari acara ini.
Yang mau saya sampaikan adalah, apapun itu, ketika kita ragu, ikuti kata hati dan jangan lupa untuk mengikuti apa yang kita pilih itu sampai selesai. Dari situ maka akan ada suatu kepuasaan ditambah kebahagiaan tersendiri yang bisa didapatkan, dan mungkin saja kita mendapatkan suatu "bonus" karena telah mengikuti kata hati itu.
Hal tersebut berhasil buat saya, bagaimana dengan anda ? Silahkan mencoba. :D

*NB : untuk film yang dijadikan bahan diskusi :


info film : Info film "Batas"

Trailer : Trailer film "Batas"


0 komentar:

Poskan Komentar